Cerita Ibu Sri Terkait Peluang Usaha Jamu

Posted 21 Jul 2016 12:00 WIB
Cerita Ibu Sri Terkait Peluang Usaha Jamu

Acaraki – Ibu Sri Jeki, dulunya seorang pendidik di salah satu sekolah. Namun ia akhirnya meninggalkan pekerjaan itu untuk mencoba peruntungan di dunia jamu.

Pilihan itu didukung dengan latar belakang orang tuanya yang gemar meracik jamu dalam berbagai jenis.

Sejak meninggalkan profesi guru, Ibu Sri benar-benar fokus menggeluti usaha jamu dengan mempelajari sejumlah jenis jamu.

Berkat usaha kerasnya, Ibu Sri bisa meracik jamu beras kencur, kunir asem, galian singset, cabe puyang, endha-endhak cacing, sawan kikir, sawanan, uyup-uyup hingga keputihan. Semuanya tanpa bahan pengawet.

Dilansir Indosuara.com, Ibu Sri mengatakan, harga jamu hasil racikannya hanya berkisar Rp 4000 hingga Rp 13000.

Ia menjelaskan bahwa dalam sehari, warung jamunya bisa menjual sebanyak 250 porsi jamu. Padahal, kata dia, warung jamu hanya dibuka dari Pkl. 16.00  hingga 20.00 tersebut.

Alhasil dari bisnis tersebut, Ibu Sri bisa meraup keuntungan sekitar Rp 1 Juta dalam sehari. Hasil itu tentu gemilang jika dibandingkan dengan pendapatannya sebagai guru.

Hingga saat ini, Ibu Sri terus memperluas bisnis jamu dengan membuat berbagai inovasi baik terkait jamu maupun dalam bidang usahanya. (rdgr)

Komentar Facebook